|
Featured articlesRumaisha binti MilhanSinar Islam berhasil menembus relung hati Rumaisha binti Milhan, menguliti jelaga-jelaga kebodohan yang telah bertahun-tahun membungkus hidupnya. Inilah kebenaran yang hakiki. Apa lagi yang harus ditunggu? Demikianlah wanita Anshor itu telah mantap menerima islam dengan segenap jiwa dan raganya. Ia kabarkan keislamannya pada suaminya Malik bin An-Nadhr dengan penuh suka cita. 'Suamiku, tidakkah engkau ingin mengikuti jejak langkahku menuju jalan kebenaran ini?'. Ajakan mulia wanita itu ternyata tidak disambut ceria sang suami. Bahkan Malik bin An-Nadhr marah dan menjerit di dekat telinga Rumaisha. 'Apakah kau sudah campakkan agama nenek moyang kita?' Begitu berangnya Malik mendengar istrinya masuk Islam. Namun, istri Malik yang sebih dikenal dengan panggilan Ummu Sulaim itu menjawab dengan tenang dan bijak, 'Sesungguhnya aku telah menyerahkan wajahku kepada Allah, Robb semesta alam ini.' Ia telah begitu yakin dengan keimanannya...
Written on April 20th, 2009 in Sahabat Rasulullah
No comments yet. Be the first.
Sounds interesting?
Read the entire post. Ikrimah bin Abu JahalAbu Ishaw As-Ayabi'i meriwayatkan, ketika Rasulullah SAW berhasil menaklukkan kota Makkah, maka Ikrimah berkata: Aku tidak akan tinggal di tempat ini!” Setelah berkata demikian, dia pun pergi berlayar dan memerintahkan supaya isterinya membantunya. Akan tetapi isterinya berkata: “Hendak kemana kamu wahai pemimpin pemuda Quraisy?” Apakah kamu akan pergi kesuatu tempat yang tidak kamu ketahui?” Ikrimah pun melangkahkan kakinya tanpa sedikitpun memperhatikan perkataan isterinya. Ketika Rasulullah SAW bersama para sahabat lainnya telah berhasil menaklukkan kota Makkah, maka kepada Rasulullah isteri Ikrimah berkata: “Ya Rasulullah, sesungguhnya Ikrimah telah melarikan diri ke negeri Yaman karena ia takut kalau-kalau kamu akan membunuhnya. Justeru itu aku memohon kepadamu supaya engkau berkenan menjamin keselamatannya.” Rasulullah SAW menjawab: “Dia akan berada dalam keadaan aman!” Mendengar jawaban itu, maka isteri Ikrimah...
Written on April 20th, 2009 in Kisah,Sahabat Rasulullah
Comments Off
Sounds interesting?
Read the entire post. Hindun binti amrWanita mukminah merupakan bagian positif yang ikut serta memikul beban dan tanggung jawab dalam memerangi musuh Allah. Salah satu diantaranya adalah Hindun. Ketika kita mendengar nama Hindun, pasti yang ada di dalam benak kita adalah wanita 'Si Pemakan Jantung' yang keji dan beringas terhadap umat Islam, namun akhirnya ia menghiasi dirinya dengan sinar Islam. Dialah Hindun bin Utbah. akan tetapi Hindun yang ini berbeda dengan Hindun yang memiliki julukan 'Si Pemakan Jantung'. Kendatipun ia kurang begitu populer, tetapi peranannya cukup menghiasi lembaran sejarah Islam. Hindun binti Amr bin Haram, adalah istri Amr bin Jamuh. Hatinya penuh dengan keimanan dan rasa cinta terhadap agama yang dipeluknya. Karena itulah ia mengikhlaskan segala apa yang ia miliki sekalipun suami dan anak tercintanya ia korbankan demi memperjuangkan Al Islam. Suami Hindun seorang terkemuka dan terpandang di kalangan kaumnya. Sekalipun suami Hindun seorang...
Written on April 20th, 2009 in Sahabat Rasulullah
Comments Off
Sounds interesting?
Read the entire post. ![]() Haritsah bin SyuraqahSuatu hari ketika Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berjalan di kota Madinah beliau berpapasan dengan seorang sahabat yang bernama Haritsah bin Suraqoh. Maka seraya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bertanya kepadanya dan mengatakan: “Ya Haritsah bagaimana keadaanmu di pagi hari ini?”. Maka menjawab Haritsah: “Ya Rasulallah aku di pagi hari ini telah mencapai hakekat keimanan”. Ketika mendengar jawaban tersebut Rasul pun berkata kepadanya: “Ya Haritsah segala sesuatu ada buktinya, dan mana bukti dari hakekat imananmu?”. Maka berkata Haritsah: “Ya...
Written on April 20th, 2009 in Sahabat Rasulullah
Comments Off
Sounds interesting?
Read the entire post. Hamzah bin Abdul MuthalibThabarani telah mengeluarkan dari Al-Harits At-Taimi dia berkata: Adalah Hamzah bin Abdul Mutthalib r.a. pada hari pertempuran di Badar membuat tanda dengan bulu burung Na'amah (Bangau). Sesudah selesai peperangan, maka seorang dari kaum Musyrikin bertanya: Siapa orang yang bertanda dengan bulu burung Na'amah itu? Maka orang berkata: Dialah Hamzah bin Abdul Mutthalib. Sahut orang itu lagi: Dialah orang yang banyak mepermalukan kita di dalam peperangan itu. (Majma'uz Zawa'id 6:81) Bazzar mengeluarkan dari Abdul Rahman bin Auf ra. dia berkata: Bertanya Umaiyah bin Khalaf kepadanya: Hai Abdullah! Siapa orang yang memakai bulu burung Na'amah di dadanya pada perang Badar itu? Jawabku: Dia itu paman Muhammad, dialah Hamzah bin Abdul Mutthalib ra. Berkata lagi Umaiyah bin Khalaf: Dialah orang yang banyak mempermalukan kita dengan senjatanya sehingga dia dapat membunuh banyak orang di antara kita. (Majma'uz Zawa'id 6:81) Hakim...
Written on April 21st, 2009 in Sahabat Rasulullah
Comments Off
Sounds interesting?
Read the entire post. ![]() Umar Bin Khattab – Amirul MukmininTidak diragukan lagi, khalifah Umar bin Khattab adalah seorang pemimpin yang arif, bijaksana dan adil dalam mengendalikan roda pemerintahan. Bahkan ia rela keluarganya hidup dalam serba kekurangan demi menjaga kepercayaan masyarakat kepadanya tentang pengelolaan kekayaan negara. Bahkan Umar sering terlambat salat Jum'at hanya menunggu bajunya kering, karena dia hanya mempunyai dua baju. Kebijaksanaan dan keadilan Umar ini dilandasi oleh kekuatirannya terhadap rasa tanggung jawabnya kepada Allah SWT. Sehingga jauh-jauh hari Umar sudah mempersiapkan penggantinya jika kelak dia wafat....
Written on May 23rd, 2009 in Kisah,Sahabat Rasulullah
Sounds interesting?
Read the entire post. ![]() Khalifah Umar Bin Khattab dan Penggali ParitUmar bin Khattab tidak saja di kenal sebagai khalifah yang berwibawa, tapi juga sederhana dan merakyat. Untuk mengetahui keadaan rakyatnya, Umar tak segan-segan menyamar jadi rakyat biasa. Ia sering berjalan-jalan ke pelosok desa seorang diri. Pada saat seperti itu tak seorang pun mengenalinya bahwa ia sesungguhnya kepala pemerintahan. Kalau ia menjumpai rakyatnya sedang kesusahan, ia pun segera memberi bantuan. Umar sadar, apa yang ada di tangannya saat itu bukanlah miliknya melainkan milik rakyat. Untuk itu Umar melarang keras anggota keluarganya berfoya-foya. Ia selalu berhemat...
Written on June 1st, 2009 in Teladan
Sounds interesting?
Read the entire post. ![]() Khalifah Umar Bin Khattab dan Seorang Yahudi TuaSejak menjabat gubernur, Amr bin Ash tidak lagi pergi ke medan tempur. Dia lebih sering tinggal di istana. Di depan istananya yang mewah itu ada sebidang tanah yang luas dan sebuah gubuk reyot milik seorang Yahudi tua. “Alangkah indahnya bila di atas tanah itu berdiri sebuah mesjid,” gumam sang gubernur. Singkat kata, Yahudi tua itu pun dipanggil menghadap sang gubernur untuk bernegosiasi. Amr bin Ash sangat kesal karena si kakek itu menolak untuk menjual tanah dan gubuknya meskipun telah ditawar lima belas kali lipat dari harga pasaran. “Baiklah bila itu keputusanmu. Saya harap...
Written on June 1st, 2009 in Teladan
Sounds interesting?
Read the entire post. ![]() Salman Al-Farisi : Pencari KebenaranSalah satu dari keistimewaan dan kebesaran al-Islam ialah, setiap ia memasuki suatu negeri dari negeri-negeri Allah, maka dengan keajaiban luar biasa dibangkitkannya setiap keahlian, digerakkannya segala kemampuan serta digalinya bakat-bakat terpendam dari warga dan penduduk negeri itu, hingga bermunculanlah filosof-filosof Islam, dokter-dokter Islam, ahli-ahli falak Islam, ahli-ahli fiqih Islam, ahli-ahli ilmu pasti Islam dan penemu-penemu mutiara Islam . Ternyata bahwa pentolan-pentolan itu berasal dari setiap penjuru dan muncul dari setiap bangsa, hingga masa-masa pertama perkembangan...
Written on June 1st, 2009 in Sahabat Rasulullah
Sounds interesting?
Read the entire post. ![]() Abu Dzar Al – Ghifari : Tokoh Gerakan Hidup SederhanaAbu Dzar Al – Ghifari merupakan salah satu dari Assabiqunal Awwalun bahkan ia diperkirakan orang ke-5 atau ke-6 yang pertama kali masuk Islam. Al – Ghifari merupakan julukan bagi Abu Dzar karena ia berasal dari daerah Ghifar. Sedangkan nama aslinya adalah Jundub bin Janadah. Ghifar merupakan salah satu nama kabilah yang gemar melakukan perjalanan yang jaraknya sangat jauh dan tiada tandingannya baik dalam jarak tempuh maupun keberaniannya. Tersebar berita di kampung Bani Ghifar, bahwa telah muncul di kota Makkah seorang yang mengaku sebagai utusan Allah dan mendapat berita dari...
Written on June 1st, 2009 in Sahabat Rasulullah
Sounds interesting?
Read the entire post. |
Apakah anda selalu bahagia dalam hidup? Sepertinya tidak mungkin. Sedih adalah sifat yang sangat manusiawi. Bahkan Nabi Muhammad pun pernah bersedih, meskipun kadar kesedihannya atau penyebab kesedihannya berbeda dengan manusia pada umumnya.
Sedih boleh jadi merupakan fitrah manusia. Jika …
Kejadian ini terjadi di sebuah kota kecil di Taiwan, sekian tahun yang lalu. Dan sempat dipublikasikan lewat media cetak dan electronic. Ada seorang pemuda yang cerdas dan rajin. Baru beberapa tahun lulus dari kuliah dan bekerja di sebuah …
Kisah ini adalah kisah nyata sebuah keluarga yang sangat miskin, yang memiliki seorang anak laki-laki. Ayahnya sudah meninggal dunia, hanya tinggal ibunya yang sudah tua dan anak laki-lakinya saja yang saling menopang.
Ibunya bersusah payah membesarkan seorang anaknya, saat …
Ibuku hanya memiliki satu mata. Aku membencinya… dia sungguh membuatku menjadi sangat malu. Dia bekerja memasak buat para murid dan guru di sekolah… untuk menopang keluarga.
Ini terjadi pada suatu ketika aku duduk di sekolah dasar dan ibuku datang. …
Sudah kesekian kali kita menjalankan ibadah puasa Ramadan, namun kita terkadang masih juga tidak yakin apakah puasa kita pada siangnya sah, gara-gara kita lupa mengucapkan/melafalkan niat puasa seusai sahur. Jika kita mendasarkan pada keyakinan bahwa Islam tidak …
Salah satu hewan yang mendapat tempat terhormat dalam Al Quran adalah lebah. Nama hewan ini bahkan bukan sekedar disebut dalam ayat-ayatnya, melainkan menjadi salah satu nama suratnya yakni surat An-Nahl yang artinya: LEBAH.
“Dari perut lebah itu, keluar minuman …
Sudan lama Abu nawas tidak dipanggil ke istana untuk menghadap Baginda. Abu nawas juga sudah lama tidak muncul di kedai teh. Kawan-kawan Abunawas banyak yang merasa kurang bergairah tanpa kehadiran Abu nawas. Tentu saja keadaan kedai tak semarak karena Abu …